Cryotherapy adalah terapi menggunakan paparan suhu sangat dingin dalam durasi singkat dan terkontrol. Berbeda dengan kompres es biasa, cryotherapy memakai uap dingin bersuhu sangat rendah yang langsung diarahkan ke area tubuh tertentu.
Tujuannya adalah agar tubuh memicu respon alami untuk memperbaiki diri lebih cepat sehingga pemulihan lebih efektif, rasa nyeri berkurang, dan tubuh terasa segar kembali.
Bagaimana Cara Kerja Cryotherapy?
Cryotherapy bekerja dengan menyemprotkan uap dingin bersuhu sekitar –78°C ke permukaan kulit. Proses ini hanya berlangsung beberapa menit, tapi efeknya signifikan
Vasokonstriksi (pembuluh darah mengecil): Saat terkena dingin ekstrem, tubuh melindungi suhu inti dengan menyempitkan pembuluh darah
Vasodilatasi (pembuluh darah melebar): Setelah semprotan dihentikan, pembuluh darah kembali melebar hingga 4x lipat. Hasilnya, aliran darah segar penuh oksigen, nutrisi, dan hormon masuk deras ke area yang didinginkan
Manfaat Cryotherapy
Membantu Pemulihan Cedera Otot & Sendi
Mengurangi inflamasi berlebih, mempercepat proses perbaikan jaringan, dan mendukung pemulihan setelah cedera olahraga maupun aktivitas fisik berat.
Meredakan Bengkak & Nyeri
Suhu dingin ekstrem bekerja menenangkan jaringan yang meradang atau overuse, sehingga bengkak berkurang dan rasa nyeri lebih cepat reda.
Meningkatkan Sirkulasi Darah
Respon vasodilatasi setelah paparan dingin membuat aliran darah segar penuh oksigen dan nutrisi masuk deras ke jaringan, mempercepat penyembuhan.
Meningkatkan Mobilitas & Fungsi Otot
Dengan menurunnya nyeri dan inflamasi, otot serta sendi bisa bergerak lebih bebas, mendukung aktivitas fisik maupun program rehabilitasi.
Efek Revitalisasi Tubuh
Tubuh mendapat “reset” alami dari stimulasi dingin, sehingga terasa lebih segar, berenergi, dan siap kembali beraktivitas.
